Kasus Kekerasan Pada Anak Tinggi, Fakultas Keperawatan Unand Bentuk  Kader Anti Bullying pada Kelompok Anak SD di Kota Padang

oleh

FENOMENA kekerasan pada anak, salah satunya adalah bullying menjadi sorotan tajam dari masyarakat karena kasusnya cukup tinggi. Angka kejadian bullying saat ini yaitu sekitar 10-60% anak mendapat ejekan, cemoohan, pengucilan, tendangan maupun dorongan sedikitnya sekali dalam seminggu. 

Perilaku bully ini disebabkan oleh 4 faktor yaitu; keluarga, pertemanan, sekolah dan tontonan atau tayanagn televisi. Kejadian bullying pada anak bisa terjadi dimana saja, kapan saja, dan oleh siapa saja. 

Kasus bullying pada anak berdampak tidak baik bagi korban, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Hal ini akan mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak, yang nantinya akan mempengaruhi perilaku anak sebagai sumberdaya manusia Indonesia pada masa yang akan datang.

Tiga Sekolah Dasar Negeri, masing-masing SD 32, SD 31 SD 06 yang ada di Kelurahan Pasir Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah Kota Padang, merupakan Sekolah Dasar dengan tingkat kekerasan tertinggi di Kota Padang. Antara lain kemungkinan penyebabnya adalah sebagian besar bertempat tinggal di pinggir pantai, dengan keadaan lingkungan kehidupan yang keras. 

Kemudian, kurangnya perhatian dari orangtua karena pendidikan orangtua yang masih rendah, pekerjaan ayah sebagian besar adalah nelayan yang menangkap ikan di laut dan pekerjaan ibu banyak yang berjualan di pasar. Sehingga keadaan ini sangat mendukung terjadinya bullying pada anak usia Sekolah Dasar di daerah ini.

Salah satu usaha pencegahan perilaku bullying dapat dilakukan melalui peningkatan pengetahuan dan perilaku assertif melalui pendidikan kesehatan. Pendidikan kesehatan dapat diberikan oleh petugas kesehatan, salah satunya oleh perawat, sesuai dengan peran dan fungsinya sebagai pendidik. 

Oleh sebab itu, Fakultas Keperawatan Universitas Andalas melalui IbDM berbasis dosen dan masyarakat pada kelompok anak (SD) membentuk “Kader Anti Bullying” Pada Kelompok Anak Usia Sekolah Dasar, sebagai usaha Pencegahan Primer Kekerasan Terhadap Anak (Bullying), di Kelurahan Pasie Nan Tigo Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

Kegiatan IbDM berbasis dosen dan masyarakat pada kelompok anak (SD) ini diketuai oleh Dr. Ns. Meri Neherta, S. Kep., M. Biomed beserta Tim (Agus Sri Banowo, S.Kp., M.PH; Ns. Ira Mulya Sari. M.Kep., Sp Kep An; Ns. Arif Rohman Mansur. S.Kep., M. Kep; Deswita. S. Kp., M. Kep., Sp Kep An; Wedya Wahyu. S. Kp., M. Kep; Ns. Mutia Parlina. M. Kep., Sp. An) dengan mengikutsertakan 5 orang mahasiswa S2 Magister Keperawatan dan mahasiswa 7 orang mahasiswa S1 Keperawatan.

Suksesnya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berkat kerjasama antara Fakultas Keperawatan Universitas Andalas dengan Puskesmas Lubuk Buaya (Program UKS) dan Pemerintah daerah (Kelurahan) Pasie Nan Tigo. 

Kegiatan ini diselenggarakan dari tanggal 14 Juni 2022 hingga 16 Juni 2022 di tiga Sekolah Dasar (SD 23, SD 31 dan SD 06) Kelurahan Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah Kota Padang. 

Pada kegiatan ini telah dilantik sebanyak 60 orang kader anti bullying (20 orang per SD). Atas terselenggaranya acara ini, kami dari Fakultas keperawatan mengucapkan terima kasih untuk mitra Fakultas Keperawatan Universitas Andalas. Antara lain Lurah Pasie Nan Tigo, ibu Rini Anggraini, STTP., MSi dan Kepala Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang, ibu dr. Sari Ramadhani, Kepala Sekolah SD Negeri no 32, SD Neg No 31 dan SD Negeri 06 Kelurahan Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah  Kota Padang.

Dengan dilantiknya 60 kader Anti Bullying di Kelurahan Pasie Nan tigo ini, diharapkan perilaku bullying pada anak Usia Sekolah Dasar di daerah ini tidak ada lagi, sehingga kehidupan di lingkungan tempat tinggal dan sekolah dapat berjalan dengan damai dan aman. 

Disarankan kepada semua orangtua, guru dan pihak terkait agar selalu memperhatikan anak- anaknya agar bisa menjadi generasi emas penerus Bangsa Indonesia pada masa yang akan datang.(*)

Dr. Ns. Meri Neherta, S. Kep., M. Biomed

Ketua Tim Kegiatan IbDM Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *